2012年9月14日金曜日

Tiga, Sembilan dan Tiga

3 bulan berlalu
datanglah sang sembilan

Belumlah ia genap berlalu
Kembali sang tiga menndahului
Mengikuti di belakangnya... dua buah tiga...

tiga - sembilan - tiga - tiga
semua terasa sia-sia

2012年9月11日火曜日

Kemarau dan Hujan

Aku pikir...
Kemarau tidak akan ada di tengah Hujan
dan Hujan tidak akan ada di tengah Kemarau

Aku pikir..
Tangis akan tenggelam di tengah Hujan
Dan peluh akan membanjir di tengah Kemarau

Tapi tidak
Pikir tidaklah sama dengan kenyataan
Fakta tidaklah sama dengan harapan

Menanti Kemarau di tengah Hujan
dan Hujan di tengah Kemarau
Mengharapkan hal yang dipikir mustahil
Penantian yang diharapkan tidak akan menjadi kosong

2012年4月24日火曜日

Mimpi vs Nyata

Kalau berpikir cengeng:

Every night I cried,
whenever I remembered you I cried,
whenever I got a phone call for a long conversation
I cried for remembering moments I shared with you by phone.

Tapi...
Dunia ini nyata..
Mimpi harus berakhir
Atau..
Kita tidak akan bisa melanjutkan kehidupan kita

Life must go on...
Jadilah kuat
Jadilah tegar
Bayang-bayang mimpi ini pasti akan berlalu

2012年4月23日月曜日

Maaf dan Terima Kasih

Maaf
dan
Terima kasih...

Maaf sudah menyukaimu
Maaf sudah masuk ke kehidupanmu
Maaf sudah mengacaukan perasaanmu
Maaf tidak bisa menyampaikan selamat tinggal dengan baik

Terima kasih sudah hadir di kehidupanku
Terima kasih atas kebahagiaan yang kuterima
Terima kasih atas perhatianmu selama ini

Sampai jumpa lagi, di lain kesempatan
Sebagai...
Teman...

2012年4月16日月曜日

Farewell



Dear Someone
     Aku ingin kamu tahu
     Kalau aku
     Sangat menikmati saat bersamamu

Dear Someone
     Maaf aku tidak tahu
     Kalau kamu
     Tersiksa selama bersamaku

Dear Someone
     Maafkan aku
     Kalau aku
     Bahagia sementara kamu tersiksa

Dear Someone
     Terima kasih pernah hadir di hidupku

Sungguh, aku sayang kamu...

2012年4月13日金曜日

"Mantra"


It’s Okay…
It’s Okay…
Everything’s gonna be alright…

No need to be panicked
Everything’s gonna be alright…

You can do it, girl
It’s Okay…
It’s Okay…

Be tough!!



Pernah merasa panik? atau terdesak? 
Aku termasuk orang yang gampang panik dan paranoid. Pikiranku gampang kalut. Seperti kata seseorang yang kukira tidak mengenalku, tapi bisa menilaiku : "saya tahu, kamu orangnya sebenarnya punya emosi yang tinggi, tapi karena kamu pintar, kamu kendalikan itu". He's just damn right!! 

Entah sejak kapan dan bagaimana mulanya, aku menggunakan kata-kata di atas untuk menguatkan diriku sendiri. Karena di saat paranoid atau kalutku itu kambuh, terutama untuk hal yang jika dipikir secara logika, hal yang kecil, aku jadi merasa lebay, and I hate it! Makanya aku memerangi diriku sendiri dalam hal ini. Meski sudah cukup lama kuterapkan, aku belum bisa bilang aku sembuh dari penyakit kalut dan paranoid ini, tapi setidaknya pengendalian ekspresi dan emosiku sudah jauh lebih baik.

Saya pikir tiap orang mungkin punya "mantra" nya masing-masing untuk mengendalikan emosinya. Seperti seorang temanku yang menggunakan mantra : "All iz well... all iz well..." yang dia dapatkan dari sebuah film favoritnya, dan kebetulan aku juga suka film itu setelah coba menontonnya.

Yah... mantra ini memang tidak akan bisa merubah apa yang sudah terjadi. Namun, bisa mempengaruhi langkah yang diambil dari masalah yang dihadapi. Apapun itu, keputusan dari hasil berpikir secara logis dan jernih biasanya akan lebih baik daripada keputusan yang dihasilkan dari pikiran yang sedang kalut.

Dan, percaya atau tidak, penggunaan "mantra" seperti ini cukup manjur untuk meng-hypno otak supaya lebih tenang. Walau mungkin untuk dalam keadaan yang luar biasa serius, bisa saja kurang manjur. *LOL*

Hanya sekedar share... Hehehe.. :D

2012年4月11日水曜日

Sang Waktu

TIK TOK...
Jam berdetak

TIK TOK...
Waktu pun berlalu

Tanpa kenal ampun
Tanpa kenal siapa dan apa

TIK TOK...
Terror itu kembali menghantui
Sang maha yang tak kenal belas kasihan

Ia berlalu
Meninggalkan mereka yang masih terpaku
pada tuntutan masa lalu
dan tak bergerak maju

TIK TOK...
Ia menggemakan suaranya
Suara peringatan bahwa "aku tidak pernah mundur"

Waktu, sang penguasa kehidupan

Waktu, sang penakluk mereka yang congkak

Waktu, sang pemenang dari semua situasi

Waktu, sang pemutar roda kehidupan

Waktu, sang hakim dari segala tindakan,
yang mereka sebut dengan nama lain, Karma